Konjungsi Kausal (Artikel Lengkap)

In Bahasa Indonesia 455 views

Konjungsi kausal adalah konjungsi yang menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi karena suatu sebab tertentu. Bila anak kalimat ditandai dengan konjungsi sebab, maka induk kalimat ditandai dengan konjungsi akibat. Jadi, konjungsi kausal adalah konjungsi yang menghubungkan sebab dan akibat.

Baca juga: 10 Macam Konjungsi Beserta Contoh

Konjungsi Kausal


1. Definisi Konjungsi Kausal

Untuk lebih memperdalam pengertian konjungsi kausal, berikut adalah penjabaran arti kata “konjungsi” dan “kausal”.

  1. Konjungsi adalah kata yang menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan, atau kalimat-kalimat dan tidak untuk tujuan atau maksud lain.
  2. Kausal adalah sesuatu yang bersifat menyebabkan suatu kejadian, bersifat saling menyebabkan, atau hubungan yang bersebab akibat.

2. Jenis-Jenis Konjungsi Kausal

Berikut adalah beberapa jenis konjungsi kausal beserta contoh kata:

  1. Konjungsi kausal syarat, adalah konjungsi kausal yang menghubungkan akibat dengan syarat terjadinya akibat tersebut. Contoh: jika, bila, kalau.
  2. Konjungsi kausal alasan, adalah konjungsi kausal yang menyatakan alasan suatu akibat terjadi. Contoh: karena.
  3. Konjungsi kausal simpulan, adalah konjungsi kausal yang menarik simpulan dari suatu sebab dalam bentuk akibat. Contoh: jadi, dengan, demikian.
  4. Konjungsi kausal akibat, adalah konjungsi kausal yang menghubungkan akibat yang terjadi dari suatu sebab. Contoh: sehingga, maka, oleh karena itu, oleh sebab itu.
  5. Konjungsi kausal untuk, adalah konjungsi kausal yang menyatakan suatu sebab yang diharuskan untuk terjadinya sebuah akibat yang diharapkan. Contoh: untuk itu, agar.

3. Contoh Konjungsi Kausal

Berikut adalah beberapa contoh kalimat konjungsi kausal. Setiap contoh beda jenisnya.

  1. Kamu akan mendapatkan nilai bagus jika mau belajar dengan tekun.
  2. Banjir terjadi karena saluran air tersumbat sampah.
  3. Pengawasan guru lemah. Jadi para siswa leluasa menyontek.
  4. Pria itu melanggar lampu merah sehingga menabrak pengendara lain.
  5. Korupsi harus segera diberantas agar negara bisa tumbuh lebih cepat.

4. Konjungsi Kausal pada Teks Eksplanasi

Berikut adalah contoh penggunaan konjungsi kausal pada teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang menerangkan atau menjelaskan suatu proses atau kejadian. Konjungsi kausal dalam teks dicetak tebal.


Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.

Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Bumi terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lain, itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Sehingga tanah di sekitar gunung bergetar bahkan getarannya sampai terasa jauh, hal itu menjadi sebab gempa vulkanik.

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.


Pada kalimat diatas, terdapat dua konjungsi kausal, yaitu “karena” dan “sehingga”.

Originally posted 2017-08-03 01:12:28.

author
Author: 
    Perbedaan dan Persamaan Pantun, Puisi, Syair, dan Gurindam
    Perbedaan dan Persamaan Pantun, Puisi, Syair, dan Gurindam
    Karya sastra Indonesia sangatlah beragam dan menarik

    Top